MANUNGGALING KULO LAN KOPI


Manunggaling kulo lan kopi
sempat melihat dideretan para serdadu cangkir
kini kembali kepermukaan di bawah sebuah endapan
getir menggelitik disela-sela ludah yang licin
antara hati dan jiwa..
kapan lagi aku melekat diantara para bubuk lembut
mengambang ditengah lautan pekatmu
mencium pucuk surga dibibirmu
memeluk raga mulusmu
matahari pun cemburu mencoba melahab kenikmatan malam ini
tak ada daya,,,selimut hangat menyelimuti sekujur tubuh ini
bermesraan atas keresahan-keresahan sang matahari
hingga mengendap diampas yang tak pernah kering
tak ku ucap pamit ,,,
karena aku tak mau berpisah, dan aku tak mengkehendaki perpisahan
aku pun tak mau ada pertemuan kedua
karena hanya akan mendapak dalam gelombang kerinduan
dan aku tak mau merindu
biar para pasangan bercumbu tinggalkan aku
biar para pasangan menikmati sentuh lupakan aku
aku tetap padamu (kopi)

oleh; emha latif