Mata Kompas


Aku bukan sang Kompas
Yang mengarahkanmu keselatan atau utara
Yang bisa menunjukanmu, telusuri jalan pengembaraanmu

Aku bukan sang kompas
Yang menjadi esensi pantunan dan pacuan
Yang menjadi wasilah membantu, malju disetiap perjalanan

Aku bukan sang kompas
Yang memliki delapan ekor mata angin
Yang mempunyai magnet perlawanan, hilangkangkan ketakutan

Aku bukan sang kompas
Namun, sekedar pembuat kompas

Agar kau tahu arah baying selatan dan utara
Tunjukan tapak jalan penulusur  pengembaraan
Menuntun dalam jejak, memacu ribuan sejarah
Mengarah pada hal-hal pengendapan rasa
Suka bercita atau duka meronta

Aku bukan (sekedar membuat) sang kompas

Em Latif
Yogyakarta, 2015