Bersamamu



Senyummu, dari manis bibirmu
tak ku lupa, mula kau tujukan padaku
membuatku membalas sapa senyummu

Tatap matamu, tajam mengarahku
tak mungkin bisa, ku memalingkan
selain pandangan padamu

Salahkah bila jiwaku menyentuh jiwamu
biarkanlah aku menyatu denganmu
bahwa kau sewilayah denganku

Hitam rambutmu, menyapu angin
kala kau kibaskan, pesonamu
aku tak berdaya, sungguh cahaya

Lambaian tanganmu, panggil namaku
ku tak percaya, tercengang di depanmu
aku, kamu mencinta di samudra waktu

Ku tak sanggup menahan, tumpukan rasa
ungkap cinta, pernyataan hidup bersama
sampai ajal datang, menempuh suka duka kita berdua

Em Latif
Jogja, 21 Januari 2017