lentera malam



Lentera-lentera malam
begitu mempesona
serupa gemerlap bintang

Cahaya menerka hitam
sungguh menggoda
ijinkanlah aku menyapa

Merahmu merajah tubuhku
menyorot jasadku
leburkan luka-luka lama

Lentera-lentera malam
purnama kesempurnaan
cahaya di atas cahaya

Tak sampai aku menggukapkan
agungnya lentera
karena tak cukup kata untuk mu

Bila mana aku ingin membahasakan
itu ada dalam gumaman sukma
rasa dengan bahasa cintanya

Senja yang pertama menyapa
menundukan kepala
datangnya lentera malam

Kerlap-kerlip sinar
nurani jiwa-jiwa surga
menyertainya dengan doa-doa

Lentera-lentera malam
tak pernah padam meski fajar menghadang
bersemayam di dalam jiwa

Em Latif
Jogja, 27 Januari 2017