Menujumu


Di batas kota remang-remang mata senja
mengawasi perjajalanan pemuda
menyusuri sungai-sungai waktu
memburu malam di buru usia
angin rembang melabuhkanku di jogjakarta

Kulit bumi menjadi saksi
akan jejak-jejak kami
sejenak mengitari sisi-sisi qohwatal lil alamin
sebagian menitik rizki

Gemuruh ranting dan daun terpaan pawana
melodi merdu penawar rindu
membelenggu titik qolbu
titipan amanah dari seorang ibu

Era baru dimulai
merangkum di kranjang akan nilai-nilai
bekal jauh era-era kehidupan yang belum dijalankan
merengkuh takdir atas hidup yang telah digariskan

Semangat muda jiwa raga bertapa
padaMu aku memuja
di manapun aku berada
kapanpun aku mengambil udara
hanya untukMu aku berdoa
hanya padaMu kembalinya nyawa

Em Latif
Jogja, 5 Februari 2017