Menyusuri sungaimu



Waktu terus bergulir
memutari perjalananku
melintasi dimensi,
memasuki duniamu
menggubah kata cinta
untuk yang tiada
membuka kitab
kiriman do'a-do'a

Ku cari hati
yang dulu pernah pergi
yang terhanyut aliran sungai
tak terdampar dalam karangku
tak menyisakan jejak meski sekecil batu

Dalam dekap malam terus melangkah
menyusuri sungai-sungaimu
hingga ku temukan kembali sebuah puisi
puisi aku-kamu yang saling mengisi

Kamu, tak menghilang
meski badai menerjang
tak pernah hilang
terus selalu ku kenang

Em Latif
Jogja, 1 Februari 2017