mitologi cinta



Mungkin ini memang yang terbaik
jalan pilihan aku dan kamu
perpisahan yang tak diinginkan
tak bisa kita elakkan

Cerita yang sempat kita pahat
kini terkubur dalam di liang lahat
kenangan akan dirimu menjadi batu nisan
bertuliskan nama cinta yang telah berduka

Pusara cinta yang tak lagi diziarahi
sebab tak banyak manusia yang mengerti isi hati
aku dan kamu berubah menjadi mitologi
yang tersimpan di tulisan-tulisan

Cinta yang dulu kita banggakan
menjadi saksi awal-akhir kisah kita
lebur bersama runtuhnya jiwa
sadar atau gila kita tak lagi bersama

Menjadi lukisan di hidupmu
sudah lebih dari cukup untukku
tak perlu jadi taman indah  dipekaranganmu
bila banjir perpisahan akah meluluh lantahkan semua itu

Dari kata aku hanya melayarkan
bila mana nanti kamu menangkap bayangku
itu semata-mata aku masih ada dihati kecilmu
dan bila mana aku ada didalam matamu
itu sekedar fatamorgana cinta

Em Latif
Jogja, 1 Februari 2017